PENGANTAR BISNIS

USAHA CATERING SEHAT


Disusun oleh:

Nama : Rizky Amanda Putri

NPM:26210162

Kelas: 1EB21

Fakultas/Jurusan:Ekonomi/Akuntansi S1

Mata Kuliah: Pengantar Bisnis 1

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan karuniaNya yang diberikan kepada kita semua sebagai umatnya .saya dapat menyusun makalah mengenai usaha catering , sebagai mahasiswa saya banyak mendapatkan berbagai pengalaman  hidup sebagai wujud motivasi untuk berwirausaha pada salah satu mata kuliah di Universitas Gunadarma yaitu Pengantar Bisnis 1 yang memiliki suatu muatan soft skill yang membuat kita menjadi diri yang mandiri.

Makalah yang disusun berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan dari sumber-sumber yang sudah lebih tahu dalam dunia bisnis baik itu bisnis yang bermuatan kecil maupun besar, mencakup berbagai alasan memilih suatu barang yang dijadikan modal untuk berbisnis serta tips yang sederhana untuk memudahkan kita dalam usaha untuk meningkatkan taraf hidup di masa kini dan masa yang akan datang .

Semoga makalah ini dapat memberikan kontribusi positif dan memiliki suatu makna yang berarti dalam hidup kita nantinya .Dari lubuk hati yang paling dalam, sangat disadari bahwa ,makalah yang saya buat masih jauh dari sempurna . Oleh sebab itulah tidak ada salahnya saya mengharapkan berbagai kritik dan saran yang membangun untuk lebih baik kedepannya. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat pada makalah ini terutama dosen pengajar Pengantar Bisnis 1 beserta rekan-rekan yang sudah bersedia membaca makalah ini sebagai salah satu bahan inovasi dan motivasi.

Semoga Bermanfaat .

Bekasi  , Oktober 2010

Penulis

 

 

 

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………….      v     Daftar Isi…………………………………………………………………………………………      ix

BAB I . PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang Masalah……………………………………………………..         1
  2. B. Rumusan Masalah………………………………………………………………        2
  3. C. Tujuan Penelitian ………………………………………………………………       2

BAB II. LANDASAN TEORI

  1. A. Pengertian Bisnis ……………………………………………………………….       3
  2. B. Bentuk Dasar Pemilikan Bisnis ……………………………………………        4
  3. C. Klasifikasi Bisnis ………………………………………………………………..       5
  4. D. Manajemen  ……………………………………………………………………….       5
  5. E. Pengertian Usaha Catering ………………………………………………….       6

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

A.Metode Peneliti………………………………………………………………………………     7

BAB IV. PEMBAHASAN

  1. A. Persiapan Usaha dan Target Pasar ……………………………………….      8
  2. B. Pemasaran ………………………………………………………………………….      9
  3. C. Mutu dan Produk Pelayanan ……………………………………………….. 9
  4. D. Kendala dan Cara Mengatasi ………………………………………………..      9
  5. E. Keuntungan ………………………………………………………………………..      9
  6. F. Berbagai Tips-Tips Makanan ………………………………………………..   10

BAB V. PENUTUP

A.Kesimpulan …………………………………………………………………………………….   12

B.Saran………………………………………………………………………………………………   12

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………………………..   13

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang Masalah

Pada era-modernisasi, manusia dituntut oleh gaya hidup yang serba praktis dan mudah.Salah satunya adalah kebutuhan makanan ,kapanpun, dimanapun pasti seseorang memerlukan kebutuhan tersebut untuk kelangsungan hidupnya sehari-hari.

Tak hanya sekedar makanan yang sifatnya mengenyangkan perut tetapi harus diimbangi dengan kesehatan yang ada dalam tubuh kita sendiri, makanan yang benar-benar kita perlukan adalah makanan yang bergizi dan higienis, agar terhindar dari penyakit-penyakit yang bisa membahayakan tubuh. Dengan kesehatan yang baik akan mendukung stamina untuk aktivitas sehari-hari. Dan, untuk mendapatkan hidup sehat dan berat badan yang ideal, salah satunya bisa diperoleh dengan pola makan yang teratur.

Oleh sebab itu, timbul suatu pemikiran dari para wirausaha atau pengusaha untuk mengembangkan suatu usaha makanan yang menjamin kelangsungan akan kesehatan . Mungkin banyak sekali produk-produk makanan yangdiproduksi di lingkungan masyarakat dengan berbagai tampilan yang menarik. Salah satunya produk masakan yang memiliki cita rasa yang beragam, peluang yang perlu digarap saat ini mengenai usaha masakan yaitu usaha Catering .

Usaha Catering ini sudah ada sejak puluhan tahun, berbagai jenis usaha catering yang bermacam-macam yang telah menyatu pada lingkungan masyarakat. Untuk itu perlu adanya pemaparan yang lebih lanjut mengenai usaha yang saat ini berprospek cerah dalam lingkup usaha atau bisnis mengenai usaha catering sehat . Tak hanya makanan menjadi mutu tetapi juga kesehatan yang penting untuk para konsumen didalamnya.

Berdasarkan uraian diatas, peneliti merumuskan penelitian ini dengan judul “Usaha Catering Sehat “ .

1

 

 

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan maka rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini difokuskan dalam pelaksanaan usaha catering sehat  Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana cara memulai usaha catering sehat bagi pemula usaha ?
  2. Bagaimana cara menjaga kualitas usaha catering tersebut dalam berbagai hal                                                                                                                                                                                                                                                                                                          C. Tujuan Penelitian

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk meningkatkan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya untuk mengurangi pengangguran yang terjadi pada saat ini .

Tujuan khusus penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui pelaksanaan pada usaha catering sehat.

2. Untuk mengetahui cara-cara yang harus dicapai pada usaha catering sehat baik itu dalam segi produksi dan terhadap konsumen itu sendiri .

 

2

 

 


BAB II

LANDASAN TEORI

A. Pengertian Bisnis

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Pada ekonomi kapitalis,kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini berkaitan dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.

Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada ateri pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

3

 

 

 

B.Bentuk Dasar Kepemilikan Bisnis

Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:

  • Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.
  • Persekutuan: Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.
  • Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.
  • Koperasi: adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

4

 

 

 

C.Klasifikasi Bisnis

Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.

  • Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
  • Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
  • Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan ate dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer. Lihat pula: Waralaba
  • Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
  • Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
  • Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali atering intelektual (intelellectual property).
  • Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk ateri, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
  • Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan atering, rumah, dan bangunan.
  • Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

D.Manajemen

Studi yang mempelajari operasi bisnis secara efesien dan efektif disebut dengan manajemen. Cabang utama dari manajemen adalah manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen stratejik, manajemen operasi, manajemen produksi, manajaman teknologi informasi, dan intelejen bisnis.

5

 

 

 

Usaha Catering

Usaha atering terdiri dari catering umum adalah catering yang melayani berbagai acara pesta , dan catering khusus seperti catering kantoran yang biasanya melayani karyawan , catering rumahan yang melayani keluarga untuk kebutuhan makan sehari-hari , catering rumah sakit , catering sekolah, catering sehat untuk orang-orang menderita penyakit tertentu , dan catering khusus diet untuk yang menjalankan program pelangsingan tubuh.

A. Catering Khusus

Jenis catering yang paling prospek untuk saat ini adalah catering khusus diet yang menyediakan makanan khusus untuk konsumen yang memiliki pantangan dalam mengonsumsi makanan. Disamping untuk kesehatan yang biasanya lebih kepada orang-orang yang menderita penyakit tertentu, tetapi untuk saat ini banyak keinginan dari para wanita yang ingin memiliki tubuh langsing dengan lebih mengatur pola makan, juga makin membutuhkan jasa catering khusus diet ini, mengingat untuk memasak sendiri selain rumit, juga sulit untuk mengukur kalori yang boleh masuk dalam tubuh . Biasanya catering diet tersebut direkomendasikan oleh ahli gizi yang telah menimbang dan mengatur jenis makanan apa saja yang boleh disantap orang-orang yang sedang menjalankan diet supaya bisa menurunkan berat badan .

B. Catering Rumahan

Jenis catering ini sama halnya dengan catering khusus, memiliki prospek yang tidak kalah. Catering rumahan adalah catering untuk melayani kebutuhan makan suatu keluarga sehari-hari. Untuk sekarang ini dibutuhkan karena seiring dengan banyaknya  pasangan suami-istri yang harus bekerja di luar rumah, sementara mereka tetap ingin anak-anaknya bisa menikmati makanan yang bergizi, daripada anak-anak mereka membeli makanan atau jajanan diluar yang belum tentu ada komposisi gizi dan kebersihan yang terjamin .

6

 

 

 

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A.Metode Peneliti

Penggunaan metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini dengan cara metode penelitan studi kepustakaan dengan mendapatkan sumber-sumber baik berupa media cetak maupun media elektronik pada segi waktu dan tempat yang berbeda . Hal ini perlu dilakukan agar penyampaian informasi lebih akurat kepada pembaca di segala pihak , tak lengkap rasanya tanpa adanya penunjang didalamnya sebagai upaya peningkatan kebutuhan yang sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

7

 

 

 

BAB IV

PEMBAHASAN

Usaha catering sehat merupakan catering yang berbeda dengan usaha catering lainnya. Perbedaannya adalah dari bahan baku yang digunakan , karena catering sehat menggunakan bahan baku organik yang memiliki kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan bahan baku yang biasa. Misalnya , mengganti penggunaan minyak goreng kelapa sawit dengan minyak zaitun, gunakan gula dan garam rendah kalori serta menggunakan daging rendah lemak . Dalam usaha catering sehat dan catering diet, akan lebih baik dibantu ahli gizi yang bertugas untuk mengatur jenis makanan yang tepat . Selain itu, perlu ahli dalam masakan yang harus mengerti bagaimana cara mengolah makanan dengan tepat  yang disesuaikan oleh takaran yang dibutuhkan .

A.Persiapan Usaha dan Target Pasar

Untuk membuka catering sehat hal yang perlu diperhatikan adalah konsep utama yaitu menentukan tipe-tipe menu sehat dan konsumen yang akan dituju. Selain itu, harus berkonsultasi dengan dokter, dan merekrut tenaga ahli khusus di bidang gizi yang membantu memberikan konsultasi yang akurat mengenai menu yang akan disajikan kepada konsumen sesuai dengan apa yang mereka inginkan .

Tak hanya itu, mengetahui supplier yang menyediakan bahan baku berkualitas prima yang dipergunakan untuk membuat menu-menu sehat .  Selanjutnya mempersiapkan manajemen seperti manajemen produksi, alat dan bahan yang akan digunakan, dan biaya yang dibutuhkan . Untuk modal usaha ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam meminimalisir modal, yaitu dengan menggunakan properti yang sudah dimiliki sebelum membuka usaha misalnya peralatan dapur, kendaraan dan lokasi produksi .

Target pasar yang akan dituju konsumen yang mengkonsumsi catering sehat dan diet kebanyakan kaum menengah-atas yang telah mengerti benar tentang pola hidup sehat atau pun orang yang memiliki pandangan jauh ke depan yang cenderung perfeksionis.

 

8

 

 

 

B.Pemasaran

Untuk promosi kita dapat melakukannya dengan cara menyebarkan brosur atau secara online, selain itu dengan memberikan sampel kepada calon konsumen potensial sambil meminta kritik dan saran sebagai upaya perbaikan mutu dari produk yang dijual . Untuk catering sehat, cara yang lebih cocok adalah dengan menjalin kerjasama dengan rumah sakit atau dokter-dokter yang memiliki pasien yang memerlukan pengaturan pola makan . Demikian juga dengan catering diet untuk para wanita yang ingin memiki tubuh yang langsing, bekerjasama dengan salon kecantikan, atau klinik kecantikan yang melayani pelangsingan .

C.Mutu Produk dan Pelayanan

Untuk catering khusus kesehatan dan diet, selain menyajikan menu yang sehat dan bernutrisi, perlu menyajikan makanan bercita rasa lezat yang menggugah selera . Hal ini dilakukan agar konsumen tidak merasa sedang melakukan diet khusus . Tambahan fasilitas yang diberikan juga dapat menjadi daya tarik khusus bagi calon konsumen, seperti konsultasi gratis pada ahli gizi untuk konsumen catering diet.

D.Kendala dan Cara Mengatasi

Kendala yang sering dihadapi para pengusaha catering ialah saat pendistribusian pemesanan .Keterlambatan saat makanan diantar adalah hal yang harus dihindari sedini mungkin. Oleh karena itu , siapkan karyawan yang memiliki pengetahuan yang prima tentang rute dan kondisi jalan yang akan ditempuh, usahakan makanan yang telah diproduksi jangan terlalu lama disimpan di tempat produksi, setelah dikemas dengan rapi segera  mungkin antarkan pada konsumen yang bersangkutan .

E.Keuntungan  Usaha Catering Sehat

Menurut data yang diliput oleh info kuliner bahwa keuntungan yang diperoleh pada usaha catering sehat mencapai 50% dari omset . Dikarenakan masih sedikit pelaku  usaha yang mengembangkan usaha catering sehat dan diet tersebut .

 

9

 

 

 

F.Berbagai Tips-Tips Makanan

1. Tips Membuat Makanan Sehat

–  Hindari penggunaan bahan makanan dan bumbu olahan yang instan karena mengandung pengawet, MSG, dan kadar garam yang digunakan juga cukup tinggi.

– Gunakan gula pasir atau pemanis buatan sebagai bumbu pengganti penyedap rasa atau MSG .

– Gunakan bahan pengganti garam yang mengandung Magnesium seperti garam gunung, garam merk Epsom untuk penderita hipertensi/darah tinggi . Atau , gunakan terasi sebagai pengganti garam, terasi dapat digoreng terlebih dahulu untuk aroma yang lebih enak .

– Sebagai pengganti MSG, bisa menggunakan buah bengkuang, parut buah bengkuang lalu tambahkan ke dalam masakan agar masakan lebih gurih .

– Gunakan minyak olive oil untuk menumis sebagai pengganti minyak kelapa sawit. Selain olive oil, VCO(Virgin Coconut Oil) juga dapat digunakan untuk memasak dan lebih baik untuk kesehatan

– Buah-buahan seperti jeruk lemon dan jeruk nipis ternyata memiliki kandungan mineral yang dapat menjadi pengganti garam .

 

10

 

 

 

2.Tips Memilih dan Menyimpan Bahan Makanan yang Benar

– Untuk sayuran organik, pilihlah sayuran yang tidak berpenampilan mulus (misalnya banyak lubang bekas gigitan ulat )

– Untuk memilih buah jangan memilih buah yang mengkilat karena telah dilapisi oleh lapisan lilin yang dapat berbahaya bagi tubuh .

-Membersihkan sayuran dengan kain basah, sebaiknya hindari penggunaan air agar tidak mudah busuk .

– Pisahkan antara pembeku bahan mentah dengan bahan matang. Dan, jaga suhu pendinginnya sekitar 4 derajat celcius , dan suhu pembekuan sekitar -18 derajat celcius .

– Sebelum daging dan unggas dimasukan dalam freezer sebaiknya dimasukan dalam lemari pendingin terlebih dahulu agar udara dingin menyebar rata ke seluruh permukaan daging dan tidak membuat bagian tengahnya busuk/rusak .

– Sayuran berdaun hijau sebaiknya jangan disimpan di dalam kulkas karena akan membuat tekstur daun kering .Tempatkan bagian pangkal sayuran (akar) ke dalam wadah berisi air dan bungkus bagian daunnya dengan plastik berwarna hitam .

 

11

 

 

 

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan makalah mengenai “Usaha Catering Sehat ” peneliti menarik kesimpulan bahwa :

–      Bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mencapai keberhasilan yang menguntungkan.

–      Bentuk Dasar Pemilikan Bisnis diantaranya perusahaan perseorangan,persekutuan,perseroan dan koperasi, beserta klasifikasi dan manajemen bisnis .

–     Usaha catering terdiri dari usaha catering umum dan usaha catering khusus .

–   Pengolahan yang baik dan benar dalam pencapaian usaha catering sehat

–  Berbagai Tips-Tips Makanan sehat .

B. Saran

–      Dalam berwirausaha harus memiliki keinginan yang kuat dan menerima segala resiko yang ditempuh .

–      Upaya pengembangan usaha harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang diperlukan.

–      Semakin banyaknya penciptaan lahan usaha maka akan mengurangi pengangguran di dalam negeri .

Demikian  kesimpulan dan saran dari penulis tentang “Usaha Catering Sehat” mudah-mudahan dengan pikiran yang sederhana ini dapat diterima dan bermanfaat bagi semua pihak.

 

12

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

–      www.wikipedia.com

–      www.bisnisukm.com

–      Tabloid Resep (Info Kuliner Panduan Usaha dan Wisata Kuliner)

Edisi 03.Th IV 08-21 Oktober 2010.

 

13












 


 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS BUAH-BUAHAN

Siapa yang tidak suka mengkonsumsi buah-buahan?Semua orang pasti suka dengan salah satu bagian dari makanan empat sehat lima sempurna tersebut. Buah-buahan merupakan pangan yang mengandung nutrisi yang terdiri dari vitamin dan mineral. Selain itu, buah-buahan juga mengandung banyak serat yang dapat membantu memperlancar pencernaan. Jika diuraikan, maka fungsi dari buah-buahan sangatlah banyak, maka tidak heran jika setiap hari banyak orang beramai-ramai mengkonsumsi buah-buahan dalam jumlah tertentu.

Dengan fakta seperti itu, menjadikan buah-buahan termasuk makanan yang tidak akan pernah habis dicari dan dikonsumsi orang. Oleh karena itu diperlukan sebuah sentra penjualan yang khusus menjual buah-buahan, baik buah dalam negeri maupun buah impor.

Dalam menjalankan usaha ini, beberapa hal yang harus dipersiapakan antara lain memcari supplier buah-buahan yang menjual buah yang berkualitas bagus serta memiliki harga yang murah. Setelah mendapatkan supplier buah-buahan tersebut, maka Anda bisa menentukan tempat/ lokasi tempat Anda berjualan. Dalam menentukan lokasi berjualan ini harus jeli dan tempatnya juga strategis. Hal ini sangat berpengaruh dengan perkembangan usaha Anda kedepannya. Tempat strategis di sini merupakan tempat yang ramai dan menjadi mobilitas khalayak luas. Karena dengan begitu, usaha Anda akan mudah dikenali oleh orang banyak.

Setiap menjalankan usaha pastilah memiliki berbagai macam hambatan, termasuk juga dalam membuka usaha sentra buah-buahan ini.

Hambatan paling utama adalah kondisi cuacanya, karena kondisi cuaca tersebut sangat berpengaruh terhadap baik-buruknya kualitas buahnya. Selain itu juga, buah-buahan selama ini menjadi komoditas musiman. Artinya buah-buahan biasanya hadir hanya pada musim tertentu saja. Buah yang terlalu lama disimpan nantinya juga akan busuk dan tidak laku dijual. Hal tersebut harus menjadi perhatian serius agar nantinya tidak banyak merugi.

Strategi bisnis yang bisa Anda jalankan ketika membuka sentra usaha buah-buahan ini antara lain:

  1. Memilih lokasi yang strategis
  2. Membuat tempat usaha Anda menjadi nyamana bagi para pengunjung dan pembeli
  3. Berikan pelayanan yang ramah dan menyenangkan
  4. Berikan harga yang menggiurkan
  5. Berilah diskon khusus secara berkala
  6. Kemudian calon pembeli sebaiknya juga dipersilakan mencoba tester gratis terhadap buah yang dijual

Analisa Ekonominya:

 

Modal Awal:

Sewa tempat                               Rp. 12.000.000,00

Stok awal buah                            Rp. 25.000.000,00

Inventaris toko

Lemari es                                 Rp.  2.000.000,00

Rak buah                                  Rp.  2.000.000,00

Timbangan dan perlatan toko               Rp.    500.000,00

Papan reklame                             Rp.    300.000,00

Jumlah                                    Rp.  4.800.000,00

Jumlah modal awal                         Rp. 41.800.000,00

 

Perhitungan laba/ rugi per bulan

Penjualan (rata-rata) per bulan:

Penjualan buah ritel:

Rp. 1.044.000,00 x 30 hari                Rp. 31.320.000,00

Penjualan jasa parcel buah                Rp.  1.750.000,00

Penjualan neto                            Rp. 33.070.000,00

 

Harga pokok penjualan per bulan

 

Pembelian buah berbagai varian            Rp. 25.000.000,00

Keranjang dan perlengkapan parcel lainnya Rp.    700.000,00

Upah

12 jam kerja x Rp. 2.500,00 x 30 hari     Rp.    900.000,00

Jumlah                                    Rp. 26.600.000,00

Laba kotor per bulan                      Rp.  6.470.000,00

 

Biaya umum dan lain-lain per bulan

Sewa toko:

Rp. 12.000.000,00 / 12 bulan              Rp.  1.000.000,00

Perlengkapan toko:

(kantong plastic, nota, dus)              Rp.    300.000,00

Biaya promosi:

(brosur,flyer, dan lain-lain)             Rp.    200.000,00

Penyusutan                                Rp.     78.333,00

Biaya listrik dan air                     Rp.    200.000,00

Jumlah                                    Rp.  1.778.333,00

Laba bersih per bulan                     Rp.  4.691.667,00

Dengan metode garis lurus inventaris tersebut disusutkan selama 5 tahun. Beban penyusutan per bulan jika nilai residu Rp. 100.000,00 adalah sebesar (Rp.4.800.000,00-Rp.100.000,00) / ( 5 tahun x 12 bulan)= Rp. 78.333,00 per bulan

Diolah dari berbagai sumber dan buku 99 Bisnis bagi Pensiunan

( Sumber : http://www.bisnisukm.com)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS SAYURAN ORGANIK

Tak hanya di negara maju, pertanian organik semakin berkembang dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan produk ini. Konsumen kelas menengah ke atas bersedia membayar lebih mahal untuk produk setidaknya didasari alasan penting, yaitu produk aman bagi kesehatan. Sayuran organik salah satunya. Seperti terjadi di negara-negara maju, kebutuhan sayuran organik di Tanah Air diyakini banyak pihak juga akan mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Produk pertanian yang mulai hangat dibicarakan di Tanah Air sekitar 5 tahun yang lalu ini memang ditemui tak segampang sayuran pada umumnya. Jika ingin mencari, sesuai target pasarnya, produk ini lebih sering ditemui di supermarket atau  pada agen khusus produk pertanian organik, ketimbang di pasar-pasar tradisional. Harganya yang lebih mahal dibandingkan sayuran pada umumnya dipengaruhi oleh pasokannya yang lebih sedikit.

Ingin berbisnis sayuran organik, setidaknya pebisnis bisa memilih diantara tiga bidang yaitu sebagai petani, pemasok, atau petani sekaligus pemasok. Sayuran organik bisa didapat dengan budidaya secara organik. Artinya, budidaya dilakukan tanpa menggunakan material yang mengandung bahan kimia, seperti pupuk kimia buatan (Urea, KCI, dan TSP), pestisida, herbisida, insektisida, fungisida, dan bahan kimia lain.

Sehingga digunakan pupuk organik, misalnya pupuk kandang dan kompos.

Penggunaan GMOs (Genetically Modified Organisme) tidak diperbolehkan dalam setiap tahapan pertanian organik mulai produksi hingga pasca panen. Standar Nasional Indonesia tentang  sistem pangan organik tertuang dalam SNI 01-6729-2002,yang memuat panduan tentang cara-cara budi daya pangan organik untuk tanaman pangan dan ternak, pengemasan, pelabelan, dan sertifikasinya. Sementara dari luar negeri, terdapat lembaga sertifikasi Standar IFOAM. Standar dasar untuk produk organik dan prosesnya dari IFOAM sejak 1980.

Mempelajari Jalur Distribusi

Jika budidaya sudah menjadi pilihan bisnis, mengusahakannya di lahan baru yang sebelumnya belum dengan sistem organik, pebisnis harus mempersiapkan kesabaran di awal budidaya. Pasalnya untuk membuat lahan benar-benar menjadi lahan organik setidaknya dibutuhkan waktu dan juga biaya cukup tinggi. Tapi untuk selanjutnya pebisnis sudah bisa memetik hasil. Karena menggunakan bahan-bahan organik, alami, biaya produksi seharusnya lebih kecil ketimbang bertani secara non organik. Salah satu syarat keberhasilan bagi petani sayuran organik, tak hanya konsentrasi di budidaya, tapi juga mengetahui jalur distribusi pemasaran produk setelah dipanen.

Atau pebisnis hanya ingin mengambil bisnis sebagai pemasok? Persiapan menjalin kerjasama secara langsung dengan petani sayuran organik, dan juga tempat-tempat dimana produk bisa dipasok seperti restoran, rumah sakit dan lainnya akan sangat membantu.

Namun yang jelas bila kita memutuskan untuk terjun dibidang Agribisnis khususnya pertanian organik, ada beberapa hal harus dipersiapkan untuk menghadapi risiko bisnis yang banyak ditentukan oleh kondisi alam. Kesabaran, keuletan dan ketekunan di lahan pertanian. Pebisnis juga harus siap dengan kondisi harga di pasar yang terkadang fluktuatif akibat pengaruh perubahan penawaran dan permintaan.kalender tanam yang berjalan sempurna serta pemilihan  jalur distribusi pemasaran.

Sumber :http://listiaji.wordpress.com/2009/01/11/prospek-bisnis-sayuran-organik/

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS PROPERTI TANPA MODAL

Bisnis properti merupakan bisnis yang mulai dilirik oleh banyak orang, dahulunya hanya ditekuni oleh beberapa orang saja, banyak buku, seminar, workshop yang membahas bagaiamana cara memulai bisnis properti. Saya telah mempelajari  beberapa ebook dan buku tentang cara memulai bisnis properti tanpa modal, ternyata caranya sederhana sekali, kali ini saya akan jelaskan secara ringkas.

Dalam memulai bisnis properti tanpa modal banyak peran yang bisa kita ambil diantaranya sebagai broker, sebagai pemilik properti itu sendiri atau sebagai developer properti.

Pada kesempatan ini saya akan jelaskan bagaimana cara memulai bisnis properti tanpa modal sebagai developer. Caranya sebagai berikut :

1. Mencari lahan atau tanah

Bisa menggunakan tanah milik sendiri, tanah orang tua, milik saudara, milik teman atau milik orang lain, jika bukan milik sendiri kita perlu meyakinkan pemilik tanah, bagaimana meyakinkan pemilik tanah ? tentu dengan memperlihatkan bahwa kita tahu persis dan menguasai apa yang akan kita kerjakan dan kita menjelaskan bagaimana sistim kerjasamanya dan berapa potensi keuntungannya.

2. Membuat gambar dan Rancangan Anggara Biaya

3. Mencari Modal Untuk membangun Rumah

Jika kita sudah berhasil meyakinkan pemilik tanah tahapan selanjutnya adalah mencari modal untuk pembangunan rumah. Modal bisa kita dapatkan dengan cara mencari pembeli rumah yang akan kita bangun kemudian minta DP, jika dia beli rumah tersebut cash maka pembangunan rumah sudah bisa kita mulai, tentunya dilengkapi dengan surat perjanjian bagaimana pembayaran selanjutnyaa, jika dia beli menggunakan Bank / KPR  setelah dapat DP kita juga langsung ajukan KPR Multiguna atas nama pembeli tersebut karena digunakan untuk pembangunan rumah, jangan dimulai dulu pembangunan sebelum jelas bahwa kreditnya disetujui untuk mengantisipasi jangan sampai pembangunan rumah terbengkalai. Modal pembangunan bisa juga kita dapatkan dengan cara mengajukan kredit konstruksi atas nama kita atau nama perusahaan kita.

4. Jika kita menggunakan kredit konstruksi untuk pembangunan maka sebelumnya kita perlu balik nama sertifikat atas nama kita, untuk meyakinkan pemilik tanah maka lengkapi dengan surat perjanjian. Hati-hati jika menggunakan teknik ini , perhitungkan pinjaman yang didapat cukup untuk membangun rumah sampai selesai atau pastikan ada dana untuk membayar angsuran perbulan selama properti belum selesai atau selama properti belum laku, pastikan di perjanjian dibunyikan bahwa sebelum rumah terjual maka ada persentase kita terhadap kepemilikan tanah dan rumah tersebut sesuai dengan persentase dana kita yang telah masuk kedalam pembangunan rumah.

5. Pada tahap ini kita tinggal promosi untuk mendapatkan pembeli

Sumber :www.enterpreneuruniversity.net/bagaimana-caramemulaibisnispropertitanpamodal/

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS RUMAH KOS EKSKLUSIF

Bila ingin menjajaki dunia bisnis, namun tidak memiliki banyak waktu luang untuk mengurusinya, bisnis kos-kosan bisa menjadi pilihan Anda. Bisnis ini terbilang mudah dibanding bisnis lainnya. Anda tidak harus sering meeting, tidak harus sibuk membangun relasi maupun hal-hal lain seperti yang biasa dilakukan para pengusaha. Anda sendiri bisa menjalaninya sambil bekerja atau menjalani aktifitas lain. Rezeki dari bisnis itupun bisa tetap mengalir.
Itulah yang kini dialami Abdurrahman atau biasa disapa Aab (27), pemilik lima rumah kos yang berlokasi di Jakarta Selatan. Meski tengah melakoni bisnis ini, Aab menjalaninya sambil bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan swasta. “Bisnis ini tidak banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran. Itu sebabanya, bisa dilakukan sambil bekerja atau menjalani aktifitas lain,” jelas Aab.

Aab menjalani bisnis ini sejak tahun 2000. Namun rumah kos yang didirikannya berbeda dengan rumah kos pada umumnya. Ia membidik segmen expatriate dan kalangan profesional yang bekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Fasilitas dan servisnya sekelas apartemen bahkan hotel. “Kita menyebutnya rumah kos eksklusif, karena fasilitas dan layanannya disesuaikan dengan kebutuhan kalangan menengah ke atas yang di antaranya sangat memperhatikan privacy mereka,”  papar Aab.

Sebelumnya Aab sempat melakoni bisnis sewa rumah pada segmen yang sama. Hanya saja, terhenti akibat krisis ekonomi tahun 1998.

Waktu krisis orang asing banyak yang kembali ke negaranya, karena perusahaan tempat mereka bekerja banyak yang bangkrut. Apalagi sejak ada isu terorisme. Orang asing lebih banyak lagi yang pergi akibat travel warning,” tegas Aab.

Di saat kondisi ekonomi mulai stabil dan kondisi keamanan mulai membaik, di mana orang asing mulai berdatangan kembali, Aab beralih ke bisnis ini. “Biasanya mereka tinggal di rumah sewaan atau apartemen dengan biaya yang sangat mahal. Rumah kos eksklusif ini kita tawarkan sebagai alternatif hunian mereka. Fasilitas dan servisnya kita up grade sesuai kebutuhannya namun tarif yang kita tawarkan jauh lebih murah,” jelas Aab.

Tiga bangunan rumah kos eksklusif yang didirikannya, masing-masing memiliki 21 kamar dengan luas masing-masing 5 x 5 m2 dan 4 x 5 m2. Pada prakteknya, rumah kos eksklusif yang disewakan Aab sangat diminati. Hingga kini rata-rata 80%-nya terisi. “Hunian seperti ini cukup digemari. Kalau rumah sewa dan apartemen sering dianggap tidak proporsional dan cenderung berlebihan,” tambahnya.

Untuk rumah kos eksklusif pertamanya, didirikan di kawasan Kemang Jakarta Selatan. Untuk pembangunannya Aab mengeluarkan uang sekitar Rp 2 miliar. Kini rumah kos eksklusifnya sudah beranak pinak menjadi lima, lokasi kedua masih berada di Kemang, lokasi ketiga di Ciganjur, selebihnya berada di Cilandak Timur.

“Bisnis ini sangat prospektif, karena semakin banyak perminatnya. Selain, kalangan expatriate dan kalangan profesional pegawai papan atas dari instansi pemerintah pun mulai sering menggunakannya saat mengikuti diklat ataupun saat mengikuti acara lainnya,” tegas Aab.

Menurut Aab, jangka waktu tinggalnya beragam, paling lama dua tahun. “Yang paling lama, biasanya orang asing yang bekerja sebagai tenaga ahli, waktunya sekitar satu sampai dua tahun. Kalau yang singkat biasanya tourist atau para pegawai dari luar kota yang sedang bertugas di Jakarta,” papar Aab.
Aab menjelaskan, untuk rumah kos eksklusif ini, lingkungannya harus nyaman, aman dan tenang. Tiga hal itu, harus benar-benar dicermati. “Meskipun tarifnya murah mereka tidak akan memilihnya begitu saja. Lingkungannya akan diteliti. Kalau tidak sesuai, mereka akan enggan tinggal di sini,” kata Aab.

Mengenai kenyamanan lingkungannya, desain dan tata ruang rumah kos eksklusif harus benar-benar diperhatikan, mulai dari halaman depan sampai ke bagian dalam ruangannya. “Yang pasti, untuk bentuk bangunan dan tata ruangnya, harus sesuai dengan selera dan kebutuhan pasarnya,” tambah Aab.

Aab sendiri membangun rumah kos eksklusifnya dengan menggunakan konsep bangunan modern. Di bagian depannya dilengkapi halaman yang luas, disertai taman yang indah. Tak ketinggalan, disediakan pula lahan parkir untuk para penghuninya. “Di sini ada taman yang hijau sehingga lingkungannya menjadi sejuk. Selain itu, disediakan lahan parkir khusus, agar tidak kesulitan saat memarkir kendaraan,” papar Aadb.

Di bagian dalamnya, dilengkapi ruang utama, meeting room, fitness center, dapur kecil (pantry) berikut kolam renang yang dibangun di bagian belakangnya. Fasulitas standar kamar kos, umumnya dilengkapi kulkas satu pintu, televisi berikut TV kabel berlangganan, telepon, koneksi internet, water dispenser dan pemanas air kamar mandi.  (Ruby Babullah Afsa. Baca selengkapnya di Majalah DUIT No. 08/IV/Agustus 2009).

Tarif sewa:
Harian        :  Rp 250.000-Rp 300.000
Mingguan    : Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000
Bulanan        : Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000

Vista Group
Jl. Pedurenan 22
Cilandak Timur
Kecamatan Pasar Minggu
Jakarta Selatan, 12560
Indonesia
Website: http://www.kemangvista.com

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS MINUMAN SARI TEBU

Tebu merupakan tanaman yang cocok dibudidayakan di daerah tropis seperti di Indonesia. Sehingga, di beberapa wilayah di negeri ini sering kita jumpai kebun tebu dari yang skala kecil hingga yang luasnya berhektar-hektar. Maraknya pembudidayaan tebu tersebut dikarenakan kandungan gulanya sangat tinggi sehingga dijadikan bahan baku utama pembuatan gula pasir. Selain diolah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat berupa gula, tebu juga dapat dinikmati secara langsung dengan cara menggiling kemudian mengambil sarinya menggunakan alat giling sederhana.

Es sari tebu, begitulah kebanyakan orang menyebut minuman segar yang didapat dari menggiling tebu dan diambil sarinya. Es sari tebu tersebut merupakan minuman alami yang proses pembuatannya sangat sederhana. Hanya dengan cara menggiling atau memeras batang tebu hingga keluar sarinya.

Usaha minuman alami seperti sari tebu tersebut semakin ramai dilirik orang, banyak ide-ide kreatif muncul dari minuman yang lebih dikenal orang dengan es tebu tersebut, mulai dari menjual sari perasan tebu yang hanya satu kali, menambahkan dengan lemon, jahe, bahkan inovasi terbaru adalah memadukan sari tebu dengan ramuan herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.

Membuka usaha es sari tebu tersebut kebanyakan dijalankan dengan system waralaba atau bagi hasil. Hal tersebut membuktikan peluang usaha ini cukup besar sekaligus tantangan untuk menjalankannya. Meskipun pada faktanya, untuk mendapatkan batang tebu sebagai bahan baku pembuatan es tersebut cukup sulit. Namun, di beberapa daerah seperti di Jawa Timur, Yogyakarta, dan Sumatera produksi tanaman tebu tersebut cukup melimpah.

Mencari lokasi untuk berjualan es sari tebu tersebut juga tidaklah sulit. Kebanyakan para penjual es tersebut menjual produk mereka di pinggir jalan yang ramai. Lokasi lain yang juga cukup potensial adalah di sekitar mall atau pusat perbelanjaan. Bahkan, ada beberapa penjual yang memanfaatkan mobilpick up untuk menjajakan barang dagangannya. Hal tersebut cukup menguntungkan karena mudah berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya yang dianggap potensial.

Untuk perlengkapan yang digunakan dalam memulai usaha ini antara lain mesin penggiling atau pemeras tebu, termos es untuk menyimpan potongan batang tebu dan es batu, gelas plastik dan sedotan, kemudian pisau dan golok untuk memotong/ mengerok tebu. Dan untuk mesin penggilingnya tadi menggunakan listrik atau genset.

Resiko untuk membuka usaha ini juga tergolong kecil, karena bahan baku tebu cukup tahan lama. Sebelum dikerok, batang tebu tahan hingga satu minggu. Dan setelah dikerok, tahan selama dua hari. Persaingan dalam usaha ini juga tidak terlalu ketat karena masih banyak lokasi strategis yang belum ditempati penjual minuman ini.

Tips dan trik dalam menjalankan usaha ini, antara lain:

1. Menggunakan tebu berkualitas

Batang tebu yang berkualitas antara lain memiliki diameter batangnya besar, kandungan airnya tinggi, dan rasa manisnya pas.

2. Membuat inovasi tambahan rasa

Kebanyakan penjual es sari tebu menjual produk mereka hanya dengan tambahan es batu saja. Agar konsumen tidak bosan, sebaiknya Anda membuat variasi misalnya dengan menambahkan potongan daging kelapa muda, perasan jahe, atau perasan lemon.

3. Jeli Memilih Mesin Penggiling

Mesin giling tersebut membutuhkan biaya terbesar dalam usaha ini. Harganya Rp. 5.000.000 hingga puluhan juta tergantung dengan ukuran dan kapasitasnya. Sebelum memutuskan membeli, Anda sebaiknya  mencari informasi sebanyak-banyaknya dan teruji ketahanannya. Perhatikan juga daya listrik yang diperlukan dan tingkat kebisingan mesin tersebut.

Analisa Ekonominya:
a. Biaya investasi

Mesin penggiling tebu                                   Rp.6.500.000
Termos es 2 buah                                        Rp.  150.000
Spanduk                                                 Rp.  200.000
Pisau dan golok                                         Rp.  150.000
Total investasi Rp.7.000.000
b. Biaya operasional Per bulan
1. Biaya tetap
Penyusutan mesin 1/60 x Rp. 6.500.000                   Rp.  108.300
Penyusutan termos es 1/36 x Rp. 6.500.000               Rp.    4.200
Penyusutan spanduk 1/24 x Rp.200.000                    Rp.    8.300
Penyusutan pisau dan golok 1/36 x Rp. 150.000           Rp.    4.200
Sewa tempat                                             Rp.  300.000
Gaji karyawan                                           Rp.   800.000
Total biaya tetap Rp. 1.225.000
2. Biaya variabel
Batang tebu (12 kg x Rp. 2.500/kg/ 30 hari)             Rp.   900.000
Gelas plastic dan sedotan (Rp.8000 x 30 hari)           Rp.   240.000
Listrik, air, dan kemanan                               Rp.   700.000
Total biaya variabel                                    Rp. 1.210.000
Total biaya opeasional Rp. 2.435.000
c. Penerimaan per bulan
Penjualan es sari tebu 50 gelas/ hari x Rp.3.000/ gelas
X 30 hari                                               Rp. 4.500.000
d. Keuntungan per bulan
Keuntungan    = total penerimann-total biaya operasional
= Rp. 4.500.000 – Rp. 2.435.000
= Rp. 2.065.000

e. Pay back Period
Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan)
X 1 bulan
= (Rp. 7.000.000 : Rp. 2.065.000) x 1 bulan
= 3, 4 bulan

Diolah dari berbagai sumber

( Sumber : http://www.bisnisukm.com)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS MINUMAN BAJIGUR

Bajigur merupakan salah satu minuman khas daridaerah Jawa Barat. Minuman yang satu ini memiliki rasa manis dan gurih karena terbuat dari santan dan gula merah. Minuman ini biasa menjadi teman ketika santai dan senggang dan dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan. Bajigur biasanya dijual bersama dengan aneka makanan lain seperti jagung,kacang kedelai, ubi, dan pisang rebus.

Menjalankan usaha minuman legendaris dari tanah Sunda ini cukup mudah karena bahan bakunya mudah didapat dan harganya terjangkau. Kelapa untuk membuat santan, gula merah, jagung, kacang kedelai, ubi, dan pisang banyak tersedia di pasar-pasar tradisional. Bajigur sendiri terasa enak jika dinikmati manakala cuaca sedang dingin. Kepulan asap bajigur yang berbaur aroma daun pandan menyajikan sensasi tersendiri. Terlebih lagi ketika mengalir melalui kerongkongan dan berakhir dalam lambung. Rasa hangat segera menjalari tubuh, dan ada irisan kolang-kaling yang ngerekes saat dilumat gigi. Bahkan bajigur menjadi sensasi yang pas jika dipadukan dengan ubi, pisang atau kacang rebus.

Selama ini para pedagang bajigur rata-rata menjual/ menggelar dagangan mereka dengan berkeliling menggunakan gerobak dorong. Cukup jarang menemui pedagang minuman ini yang menetap di lokasi tertentu. Namun hal tersebut hanya masalah kebiasaan saja. Tidak ada salahnya jika menjual minuman ini dengan menempati tempat yang sudah paten/ menetap. Lokasi-lokasi yang biasa digunakan sebagai tempat menjajakan minuman ini adalah di titik-titik keramaian sekolah, kantor, dan daerah pemukiman padat.Untuk perlengkapan yang digunakan dalam menjalankan usaha ini antara lain gerobak dorong utnuk berkeliling atau etalase sederhana untuk berjualan tetap. Setengah bagian gerobak untuk meletakkan bajigur, setengahnya lagi untuk aneka makanan pendamping seperti pisang, jagung, ubi, dan juga kacang rebus. Perlengkapan yang lain adalah panci panjang untuk tempat bajigur dan kompor untuk menjaga bajigur tetap hangat.

Resiko yang dihadapi dalam usaha ini antara lain kurangnya pembeli sehingga bajigur tidak habis terjual. Baik berjualan keliling maupun menetap pastikan rute atau lokasi yang dipilih tidak salah sehingga resiko kurangnya pembeli bisa diminimalisir.

Resep Bajigur

Bahan-bahan

500 ml santan encer

150 gram gula merah, sisir halus

50 gram jahe, kupas, memarkan

2 batang kayu manis

Cara membuat

1.     Rebus santan bersama gula merah sambil diaduk hingga gula merah larut. Kemudian saring dan dinginkan.

2.    Panaskan kambali menggunakan api kecil. Masukkan jahe dan kayu manis, biarkan mendidih.

Analisa Usaha Bajigur

Asumsi

Masa pakai gerobak 3 tahun

Masa pakai peralatan mask 3 tahun

Masa pakai peralatan lain-lain 3 tahun

Usaha dijalankan sendiri

a. Biaya Investasi

Gerobak                                               Rp. 2.000.000

Perlatan masak (aneka wadah,

panci, dandang, kompor, dan tabung gas)               Rp.   500.000

Peralatan lain-lain                                   Rp.   100.000

Total investasi                                       Rp. 2.600.000

b. Biaya Operasional per bulan

1. Biaya tetap

Penyusutan gerobak 1/36 x Rp.2.000.000                Rp.    55.600

Penyusutan peralatan masak 1/36 x Rp. 500.000         Rp.    13.900

Penyusutan peralatan lain-lain 1/36 x Rp.100.000      Rp.     2.800

Total biaya tetap                                     Rp.    72.300

2. Biaya variable

Aneka bahan (Rp.150.000 x 30 hari)                    Rp. 4.500.000

Gas (Rp.15.000/ 3 hari x 30 hari)                     Rp.   150.000

Total biaya variable                                  Rp. 4.650.000

Total biaya operasional                               Rp. 4.722.300

c. Penerimaan per bulan

Bajigur (50 gelas x Rp.1.000/gelas x 30 hari)         Rp. 1.500.000

Pisang rebus (30 buah x Rp.1.000/buah x 30 hari)      Rp.   900.000

Ubi rebus (30 buah x Rp.1.000/ buah x 30 hari)        Rp.   900.000

Jagung rebus (30 buah x Rp.1.500/buah x 30 hari)      Rp. 1.350.000

Kacang rebus (30 buah x Rp.1.500/buah x 30 hari)      Rp. 1.350.000

Total Penerimaan                                      Rp. 6.000.000

d. Keuntungan per bulan

Keuntungan = Total penerimaan-Total biaya operasioanl

= Rp.6.000.000-Rp.4.722.300

= Rp. 1.227.700

e. Revenue Cost Ratio (R/C)

R/C =Total Penerimaan : Total biaya operasional

= Rp. 6.000.000 : Rp. 4.722.300

= 1,27

f. Pay Back Period

Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan

= (Rp.2.600.000 : Rp. 1.277.700) x 1 bulan

Diolah dari berbagai sumber

( Sumber :www.bisnisukm.com)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS MASAKAN PADANG

Masakan Padang adalah nama yang digunakan untuk menyebut segala jenis masakan yang berasal dari kawasan Minangkabau, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Semua jenis masakan ini lebih populer dengan sebutan masakan Padang[1]. Dan rumah makan Padang atau rumah makan urang awak adalah sebutan untuk usaha rumah makan yang khusus menyajikan masakan Padang.

Pengelolaan

Penentuan lokasi tempat usaha bagi rumah makan masakan padang merupakan langkah utama untuk menentukan dapat sukses atau tidak usaha ini[2]. Pada umumnya manajemen rumah makan Padang dikelola oleh keluarga atau kaum kerabat sekampung[3]. Pengelola rumah makan Padang banyak menganut falsafah Minang yang demokratis, seperti berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, hal ini terlihat dari pembagian keuntungan yang dibagikan setiap seratus hari kerja, dengan sistem bagi hasil berdasarkan indeks prestasi. Cara seperti ini, akan mendorong karyawan untuk berprestasi, mereka akan berusaha melayani tamu sebaik-baiknya agar tamu mau datang kembali. Sistem bagi hasil[4] seperti ini menjadikan karyawan merasa ikut memiliki perusahaan. Untuk memahami pengelolaan rumah makan, setiap karyawan harus melewati proses pengkaderan lengkap khas rumah makan. Biasanya karier mereka dimulai dari pencuci piring, kemudian meningkat sebagai penyiap makanan, pelayan tamu, kasir, hingga menjadi manajer.

Pelayan rumah makan Padang kebanyakannya pria. Pelayan rumah makan Padang mempunyai keunikan dalam menyajikan hidangan. Mereka akan membawa sejumlah piring hidangan secara sekaligus dengan bertingkat-tingkat/bertumpuk-tumpuk dengan kedua belah atau sebelah tangan saja. Hal ini merupakan atraksi yang cukup menarik bagi para pengunjungnya.

 

Jaringan

Jaringan rumah makan Padang berkembang dari Sumatera ke Jawa dan Bali. Di Bali ada sekitar 100 rumah makan Padang. Data lain dari Ikatan Warung Padang Indonesia (Iwapin) mencatat, di wilayah Jakarta dan sekitarnya ada sekitar 20.000 rumah makan Padang.[5]

Menu

Masakan Padang termasuk jenis masakan yang dapat dihidangkan kapan pun[6]. Rumah makan Padang menawarkan jenis masakan seperti rendang, gulai gajebo, soto Padang, dendeng balado, dan gulai kepala ikan kakap disertai sambal balado. Banyak rumah makan Padang yang masih mengimpor bahan dari ranah Minang. Pengelola rumah makan Padang juga mempertahankan keaslian rasa masakan Minang dengan menggunakan koki dari Sumatera Barat. Atau setidaknya mereka meminta bantuan orang dari Sumatera Barat untuk mengontrol kualitas masakan.[7]Beberapa pengelola rumah makan perlu mempertimbangkan tabiat lidah konsumen di luar komunitas Minang, misalnya mengurangi tingkat kepedasan.[8]

Daftar restoran masakan Padang di Indonesia

( Sumber : Wikipedia )

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS MASAKAN JEPANG ALA KAKI LIMA

Masakan Jepang? Siapa yang tak kenal. Berbagai menu Japanese Food memang dikenalunik dan punya citarasa tersendiri bagi yang menikmatinya. Namun sayang, untuk menikmati masakan ini kita terkadang harus merogoh kocek dalam-dalam. Karena masakan Jepang lazim disuguhkan di restoran dan hotel berbintang.

Namun belakangan, Japanese Food juga bisa dinikmati di tenda-tenda kaki lima. Tentu dengan harga yang lebih terjangkau. Tenda di pinggir jalan yang menawarkan menu negeri Sakura ini kini mudah dijumpai di pinggir jalan. Salah satunya adalah Qudama Japanese Food di Jalan Suyudi, tak jauh dari pertigaan Jalan Suyudi-Jalan Gajahmada.
Tempat makan sederhana ini menawarkan menu Japanese Food seperti yang disuguhkan di restoran. Memang, variasi menunya tak selengkap di resto. Namun menu wajib seperti Yaki Mechi (nasi goreng), Beef Teriyaki, Beef Yakiniku, Beef Katsu, Tempura udang, Yasai Itamek, dan Salad dapat dicicipi disini.

Rudi, pengelola sekaligus koki Qudama mengatakan, meski dikemas secara kaki lima, namun ia menjamin mutu dan rasa masakanya tak kalah dengan restoran dan hotel berbintang. Itu karena dia juga menggunakan bahan-bahan seperti yang digunakan di restoran Jepang. “Kita menggunakan standar seperti restoran Jepang. Menunya juga sama,” katanya.

Bahan tersebut diantaranya saus Kikkoman, mayonnaise, Happy Salad Oil, dan tepung Korea untuk tempura. Konsep kaki lima digunakannya karena keterbatasan modal. “Kalau buka restoran besar, kita harus memikirkan membayar pegawai, pajak, dan lain sebagainya. Dengan kaki lima, kita bisa menekan harga jual sehingga lebih terjangkau bagi pembeli,” ujar pria ini.

Rasa masakan yang enak tersebut setidaknya dapat dilihat dari kedatangan pengunjung yang seolah tak pernah putus setiap malamnya. Untuk dapat disukai, dia mengaku ada beberapa masakan yang rasa dan cara pengolahannya disesuaikan dengan lidah Indonesia.

Contohnya saus teriyaki yang aslinya asin diberi sedikit rasa manis. Atau masakan Jepang yang biasa disajikan setengah matang atau bahkan mentah, sengaja diolah matang agar lebih dapat diterima lidah konsumen. “Rata-rata masakan Jepang sih sebenarnya disajikan setengah matang, tapi kalau dibuat seperti itu belum tentu pembeli suka,” kata dia.

( Sumber :http://simpang5.wordpress.com/2008/02/25/masakan-jepang-    ala-kaki-lima/)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

BISNIS LEPTOP

Dengan teknologi yang semakin berkembang tak dipungkiri teknologi komputer terus mengalami kemajuan kecanggihan untuk memberikan kemudahan kepada penggunanya, oleh karena itu sekarang ini para perancang komputer mengeluarkan berbagai Notebook,PC atau lebih kita kenal dengan sebutan leptop. Demi pemenuhan pekerjaan yang sifatnya praktis dan dinamis  butuh suatu alat yang memang bisa kita gunakan dimanapun kita berada.

Hal tersebut menjadi lahan untuk bisnis yang bisa dibilang menguntungkan karena leptop bukanlah suatu barang yang sulit untuk dimiliki tetapi kebutuhan yang memang harus kita punya untuk kemudahan dalam hal komunikasi beserta informasi yang penting untuk dicapai sekarang ini.

Banyak sekali para pembisnis atau sales- sales yang menawarkan leptop beserta accessories nya dengan tampilan dan fitur-fitur yang menarik dari berbagai merk yang terkenal. Dengan tingkat harga yang bermacam-macam tergantung permintaan konsumen yang diinginkan . Banyak leptop yang dijual belikan tidak hanya secara tunai tetapi melalui berbagai agency yang menawarkan sistem kredit  yang bunganya relatif kecil.

Untuk sistem harga leptop memang tergantung kecanggihan yang ia miliki , semakin lengkap aplikasi yang dia punya semakin mahal pula harganya tetapi banyak orang-orang mengatakan harga leptop tergantung kepada kurs harga dolar. Terkadang sekarang harganya melonjak naik namun keesokan harinya turun, memang agak mengecewakan  dan kurang nyaman bagi konsumen dan produsen. Namun tetap saja pasokan leptop dipasaran sangat laris manis , tak hanya para pengusaha yang memakai leptop tetapi para mahasiswa , siswa-siswa SMA, SMP, bahkan SD sudah mulai menggunakannya karena pengajaran yang berbasis komputerisasi.(Rizky Amanda Putri )

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment